Lokasi IX strategis untuk konektivitas dan performa jaringan yang optimal.
BIX National Nodes
Pantau trafik real-time di jaringan Biznet Internet Exchange (BIX).
Tampilan grafik ini menggambarkan trafik IP teragregasi dari seluruh member BIX, yang menunjukkan performa dan pertumbuhan ekosistem peering Indonesia.
Member BIX
| No | Nama | Logo | ASN | WEB | IP | Bandwidth | Lokasi |
|---|
Our Data Center
FAQ
Apa saja persyaratan teknis untuk terhubung ke BIX?
Member BIX harus memiliki Autonomous System Number (ASN), mendukung BGP4 (IPv4 dan/atau IPv6), serta menyediakan koneksi fisik ke port Biznet Internet Exchange di lokasi yang tersedia.
Apakah BIX mendukung dan IPv4 dan IPv6?
BIX mendukung peering IPv4 dan IPv6 untuk memastikan kesiapan jaringan terhadap kebutuhan konektivitas masa depan.
Bagaimana monitoring trafik dan performa jaringan dilakukan?
Member BIX dapat memantau trafik melalui grafik statistik BIX yang menampilkan data agregat trafik jaringan secara near real-time untuk membantu analisis performa dan kapasitas.
Apa perbedaan BIX dengan layanan internet transit?
BIX memungkinkan pertukaran trafik secara langsung antar jaringan (peering), sehingga jalur lebih pendek, latency lebih rendah, dan biaya lebih efisien dibandingkan trafik yang harus melewati upstream transit.
Siapa target pengguna Biznet Internet Exchange?
BIX dirancang untuk ISP, carrier, content provider, cloud service provider, dan enterprise yang membutuhkan performa konektivitas yang lebih optimal dan andal.
Bagaimana model layanan dan kapasitas port di BIX?
BIX menyediakan berbagai pilihan kapasitas port mulai dari 1 Gbps hingga 100 Gbps yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan pertumbuhan trafik pelanggan.
| BIX Port |
Annual Fee (IDR) | SetupFee (IDR) |
| 100 Gigabit EtherPort (100 Gbps) | 200,000,000 | 30,000,000 |
| 10 Gigabit EtherPort (10 Gbps) | 40,000,000 | 10,000,000 |
| 1 Gigabit EtherPort (1 Gbps) | 10,000,000 | 5,000,000 |
